Rabu, 05 Februari 2014

keanekaragaman hayati





       Pengertian Keanekaragaman Hayati adalah keseluruhan variasi berupa bentuk, penampilan, jumlah, dan sifat yang dapat ditemukan pada makhluk hidup. Setiap makhluk hidup memiliki ciri dan tempat hidup yang berbeda. Melalui pengamatan, kita dapat membedakan jenis-jenis makhluk hidup. Pembedaan makhluk hidup tanpa dibuat berdasarkan bentuk, ukuran, warna, tempat hidup, tingkah laku, cara berkembang biak, dan jenis makanan.
            Faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya keanekaragaman makhluk hidup adalah : Mutasi adalah peristiwa perubahan yang disebabkan oleh faktor internal seperti materi genetik atau faktor lingkungan, seperti radiasi dan suhu. Rekombinasi adalah proses atau peristiwa yang berakibat terbentuknya kombinasi gen baru pada kromosom. Individu baru dari reproduksi seksual akan memiliki faktor keturunan dari kedua induknya.

             Tingkat Keanekaragaman Hayati : 
6     KEANEKARAGAMAN EKOSISTEM Tingkat Keanekaragaman Hayati KEANEKARAGAMAN JENIS KEANEKARAGAMAN TINGKAT GEN

     Keanekaragaman Gen : 
      Keanekaragaman Gen Komposisi atau susunan jumlah faktor dalam kerangka dasar gen bisa berbeda-beda. Perbedaan jumlah dan susunan faktor tersebut akan menyebabkan terjadinya keanekaragaman gen. Perbedaan gen pada makhluk hidup menyebabkan sifat yang tidaak tampak (genotipe) dan sifat yang tampak (fenotip) pada setiap makhluk hidup menjadi berbeda. menu
1  
1         Keanekaragaman jenis : 
1     Keanekaragaman jenis Keanekaragaman tingkat jenis menunjukkan adanya variasi bentuk, penampakan dan frekuensi gen, ekosistem yang kita miliki sangat beraneka ragam sehingga jenis makhluk hidup yag ada pun sangat beraneka ragam pula. Contoh : keanekaragaman jenis dalam ekosistem hutan bakau menu
1
1    Keanekaragaman Ekosistem : 
      Keanekaragaman Ekosistem Ekosistem merupakan kesatuan faktor abiotik, seperti tumbuhan, hewan dan mikroorganisme dengan faktor abiotik, seperti tanah, air, dan udara di suatu tempat tertentu. Contoh : hutan hujan tropis slalu hujan sepanjang tahun. menu


Usaha Pelestarian Keanekaragaman Makhluk hidup : 
  Usaha Pelestarian Keanekaragaman Makhluk hidup Pelestarian secara In situ dan Ex Situ ,Cagar Alam, Kebun Plasma Nutfah ,Suaka Marga Satwa
      
    Pelestarian secara In Situ dan Ex Situ : 
       Pelestarian secara In Situ dan Ex Situ Pelestarian secara in situ artinya dilakukan di habitatnya, sedangkan secara ex situ artinya dikeluarkan dari habitatnya dan dipelihara di tempat lain. Contoh in situ adalah perlindungan bunga bangkai di bengkulu. Pelestarian secara Ex Situ misal kebun koleksi. Di kebun koleksi tanaman dikumpulkan dalam sau tempat dari asal yang berbeda, biasanya dikumpulkan jenis yang dianggap unggul. Contohnya adalah kebun kaktus. menu

    Cagar Alam : 
      Alam Cagar alam merupakan daerah atau kawasan dilindungi karena memiliki ekosistem yang unik seperti Cagar Alam Ujung Kulon di Jawa Barat. menu

     Kebun Plasma Nutfah : 
      Kebun Plasma Nutfah Kebun plasma nutfah merupakan pengembangan kebun koleksi yang cakupannya lebih luas. Di kebun plasma nutfah bukan hanya tanaman unggul saja yang dipelihara, tetapi juga sumber hayati lainnya. Contoh kebun plasma nutfah yang dimiliki oleh LIPI terdapat di Cibinong. Kebun plasma nutfah pisang menu
1
1          Suaka Marga Satwa : 



              Suaka Marga Satwa Suaka marga satwa merupakan kawasan yang memiliki jenis satwa dan keanekaragaman yang unik. Pelestarian dapat dilakukan secara sengaja atau alami untuk menjaga kelangsungan hidup satwa tersebut. menu
1   
1        Contoh perbuatan manusia dapat menurunkan keanekaragaman makhluk hidup : 
     
       Contoh perbuatan manusia dapat menurunkan keanekaragaman makhluk hidup Pembuangan limbah pabrik dan rumah tangga ke lingkungan dalam jumlah yang tinggi dan terus menerus. Pembabatan hutan alam untuk keperluan pengambilan hasil hutan, perkebunan, pabrik, jalan raya, atau perumahan. Penggunaan pestisida, insektisida, dan fungisida secara terus menerus dan tidak bertanggung jawab. Perburuan hewan yang tidak bertanggung jawab, termasuk untuk diperdagangkan.

   Manfaat Pelestarian dan Perlindungan Alam : 
      Memelihara proses ekologi yang esensial dan sistem pendukung kehidupan seperti terjaminnya ketersediaan air dan oksigen bebas di udara. A C B Mempertahankan keanekaragaman genetis makhluk hidup. Menjamin pemanfaatan ekosistem secara berkelanjutan sehingga nilai pendidikan, ekonomi dan reaksi alam dapat selalu terjaga. Manfaat Pelestarian dan Perlindungan Alam


Sabtu, 18 Januari 2014

minggu efektif 2014






RENCANA  MINGGU EFEKTIF
         
            Mata  Pelajaran          :  IPA  / Biologi,Fisika
           Kelas / Semester        :  VII /  2
           Tahun  Pelajaran         : 2013 – 2014

                                                       PERHITUNGAN  ALOKASI  WAKTU

1.                           Jumlah  minggu  dalam semester  ganjil

No
   BULAN
Jumlah  Minggu
1
Januari   2013
4
2
Februari   2013
4
3
Maret  2013
4
4
April   2013
5
5
Mei   2013
4
6
Juni      2013
4

                       jUMLAH
25     MINGGU


2.                              Jumlah  minggu   tidak  efektif

No
  Kegiatan
Jumlah  MInggu
1
Ulangan Harian
1
2
UTS
1
3
UAS
1
4
UN
1
4
Hari libur Nasional
1
5
Libur  Semester
1
6
TRY  OUT
1

            Jumlah
6


3.       Jumlah  Minggu   Efektif
25   Minggu   -   6  Minggu          =     20   Minggu

Jumlah   jam  Efektif
20  x   2  Jam  Pelajaran              =      40  JP

           
                                                                                                              Sidoarjo, 9  Juli  2013


Mengetahui,
Kepala  Sekolah                                                                                     Guru  Mapel


Moh.Nur Asyhari.S.Hum                                                                       M.Ridwan,S.Pd